Bikin Blog di Microsoft Word

Microsoft Word bisa dipakai sebagai aplikasi untuk menulis di salah satu layanan blog gratis Blogger. Hanya saja, sebuah peranti lunak tambahan dibutuhkan. Peranti itu bernama Blogger for Word.

Salah satu penyedia layanan untuk membuat blog secara gratis adalah Blogger. Situs web yang telah diambil alih oleh Google ini dapat diakses di alamat www.blogger.com. Di situ, Anda tinggal mendaftar. Seselainya pendaftaran, Anda bisa langsung membuat blog, bikin tulisan, dan “menerbitkannya”.

Untuk pendaftaran, Anda memang harus online. Tapi, untuk menulis, Anda tidak perlu online supaya bisa menghemat biaya berinternet. Cara yang paling sederhana adalah dengan menulis blog dulu di penyunting teks, seperti Notepad atau Microsoft Word, secara offline. Kalau sudah, baru online, buka situs web layanan blog, login, lalu copy-paste hasil tulisan yang ada di penyunting teks.

Kita sebut cara yang barusan disebut adalah cara manual. Cara yang akan dijelaskan berikutnya kita sebut dengan cara otomatis. Tulisan tetap dibuat secara offline. Online-nya baru nanti kemudian setelah tulisan selesai dibuat.

Cara otomatis ini menggunakan Microsoft Word. Tapi, bukan sembarang Microsoft Word, melainkan Microsoft Word yang sudah dilengkapi dengan suatu add-on bernama Blogger For Word. Aplikasi tambahan gratisan itu bisa didapat dari http://buzz.blogger.com/bloggerforword.html. Ukuran paket instalasinya kecil, cuma 2MB.

Cara pemakaiannya bisa diringkas seperti ini. Setelah Blogger For Word diinstal, toolbar Blogger akan muncul pada Microsot Word. Kemudian, tuliskan isi blog seperti biasa, tapi jangan online dulu, offline saja. Kalau tulisan sudah selesai, nyalakan koneksi intenet, lalu publis deh. Nah, cara detailnya seperti berikut ini. Oh ya, PCplus pakai Word 2007 untuk artikel ini. Di versi lama mungkin berbeda, tapi sedikit saja.

1. Klik [Add-Ins] pada menu di sebelah atas. Opsi [Add-Ins] sebaris dengan [Home], [Insert], [Page Layout], dan lain-lain.

2. Klik [Blogger Settings], kemudian pada kotak yang muncul, masukkan username dan password untuk masuk ke Blogger. Klik [OK].

3. Ketikkan isi blog di dalam Word. Kalau sudah selesai, online-lah. Kemudian, klik [Publish].

4. Masukkan judul blog dan pilih blog yang akan berisi tulisan itu. Klik [Send].

5. Selesai.


sumber.pcplus




[+/-] Readmore...

Trik Cepat Bikin Animasi dengan Flash CS4

Adobe telah membuat terobosan dalam fitur animasi di versi baru Adobe Flash. Dalam sedikit langkah saja, Anda sudah bisa membuat obyek bergerak. Anda tidak lagi harus melakukan beragam tahapan—mulai dari membuat simbol, menerapkannya secara manual ke timeline, hingga mengatur keyframes dan tweens—karena semua bisa dilakukan dengan lebih cepat dan mudah.

Maklum saja, Adobe Flash CS4 memberikan fasilitas object-based animation. Pergerakan animasi yang diinginkan bisa diterapkan secara langsung pada obyek tanpa harus mengatur keyframe di menu timeline. Cukup dengan mengklik kanan pada obyek, pilih Create Motion Tween, dan jangka waktu animasi akan dibuat secara otomatis.

Bagaimana cara melakukannya? Sebagai tema tutorial, di sini PCplus akan memandu Anda untuk membuat animasi kembang api yang bergerak secara zigzag, dari bentuk kecil yang kemudian membesar, hanya dalam beberapa langkah saja.

1. Jalankan aplikasi Flash Professional CS4. Selanjutnya, Anda bisa memilih jenis dokumen flash yang hendak digunakan. Di sini PCplus memilih [Flash File (ActionScript 3.0)]. Klik [OK]. Area kerja animasi Anda akan tampil di layar monitor.

2. Buatlah gambar atau obyek yang hendak Anda animasikan. Anda bisa menyisipkan gambar bitmap atau vektor yang telah dibuat di aplikasi lain. Untuk memasukkannya, klik saja [File] > [Import] > [Import to Library…]. Cari dan pilih file gambar yang hendak dimasukkan, lalu klik [Open] > [OK]. Gambar akan masuk ke jendela tab “LIBRARY” yang ada di panel sisi kanan.

3. Di sini PCplus membuat animasi kembang api yang akan tampil bergerak dari kecil menjadi besar. Klik-tarik gambar pilihan dari panel “LYBRARY” ke area kerja. Karena akan bergerak dari bentuk kecil, obyek gambar diperkecil dengan [Free Transform Tool] yang ada di toolbox sisi kanan. Posisikan gambar di lokasi area kerja yang dikehendaki.

4. Klik-kanan pada frame pertama dalam panel “Timeline”, lalu pilih opsi [Create Motion Tween]. Sejumlah frame dalam timeline akan dibubuhi warna merah untuk menandakan telah dibuat sebagai animasi. Selanjutnya, pindahkan posisi gambar ke lokasi lain, yang menjadi titik akhir pergerakan animasi.

5. Antara lokasi pertama dan lokasi akhir gambar akan dihubungkan dengan garis hijau. Anda bisa membuat animasi “efek kecil lalu membesar”. Pada gambar di frame terakhir, Anda bisa memperbesar dengan (sekali lagi) bantuan [Free Transform Tool].

6. Klik [Selection Tool] di toolbox atau tekan tombol [V] di keyboard. Pergerakan animasi tak mesti berbentuk garis lurus atau diagonal. Anda bisa membuatnya melengkung tak beraturan dengan bantuan kurva pergerakan animasi. Klik di salah satu frame antara frame pertama dan terakhir.

7. Klik-tarik pointer pada salah satu titik di garis hijau, penghubung antara lokasi frame gambar pertama dengan lokasi frame terakhir, hingga membentuk kurva melengkung. Nantinya, pergerakan obyek akan turut melengkung mengikuti alur penghubung antara lokasi pertama dan terakhir yang dibuat membentuk kurva.

8. Selain melengkung, gambar juga bergerak dari bentuk kecil lalu membesar. Anda juga bisa menambah lengkung pada titik-titik lain yang ada di garis hijau. Caranya, klik pada frame pertama, lalu klik-tarik titik-titik di garis hijau. Seperti di sini, garis animasi dibuat serupa jalur zigzag.

9. Durasi animasi pun bisa diperpanjang dengan mengklik-tarik slider merah di “Timeline” ke arah kanan. Selanjutnya, cobalah simpan animasi dalam bentuk video animasi dengan mengklik [File] > [Export] > [Export Movie…]. Namai file di boks Export Movie dan tentukan folder simpannya. Jika disimpan dalam format SWF, cobalah putar file dengan bantuan Flash Player.

sumber. pcplus

[+/-] Readmore...

Dos Command


Aansi.sysNSI.SYS = Defines functions that change display graphics, control cursor movement, and reassign keys.
append = Causes MS-DOS to look in other directories when editing a file or running a command.
arp = Displays, adds, and removes arp information from network devices.
assign = Assign a drive letter to an alternate letter.
assoc = View the file associations.
at = Schedule a time to execute commands or programs.
atmadm = Lists connections and addresses seen by Windows ATM call manager.
attrib = Display and change file attributes.
batch = Recovery console command that executes a series of commands in a file.
bootcfg = Recovery console command that allows a user to view, modify, and rebuild the boot.ini
break = Enable / disable CTRL + C feature.
cacls = View and modify file ACL’s.
call = Calls a batch file from another batch file.
cd = Changes directories.
chcp = Supplement the International keyboard and character set information.
chdir = Changes directories.
chdsk = Check the hard disk drive running FAT for errors.
chkntfs = Check the hard disk drive running NTFS for errors.
choice = Specify a listing of multiple options within a batch file.
cls = Clears the screen.
cmd = Opens the command interpreter.
color = Easily change the foreground and background color of the MS-DOS window.
command = Opens the command interpreter.
comp = Compares files.
compact = Compresses and uncompress files.
control = Open Control Panel icons from the MS-DOS prompt.
convert = Convert FAT to NTFS.

copy = Copy one or more files to an alternate location.
ctty = Change the computers input/output devices.
date = View or change the systems date.
debug = Debug utility to create assembly programs to modify hardware settings.
defrag = Re-arrange the hard disk drive to help with loading programs.
del = Deletes one or more files.
delete = Recovery console command that deletes a file.
deltree = Deletes one or more files and/or directories.
dir = List the contents of one or more directory.
disable = Recovery console command that disables Windows system services or drivers.
diskcomp = Compare a disk with another disk.
diskcopy = Copy the contents of one disk and place them on another disk.
doskey = Command to view and execute commands that have been run in the past.
dosshell = A GUI to help with early MS-DOS users.
drivparm = Enables overwrite of original device drivers.
echo = Displays messages and enables and disables echo.
edit = View and edit files.
edlin = View and edit files.
emm386 = Load extended Memory Manager.
ename = Recovery console command to enable a disable service or driver.
endlocal = Stops the localization of the environment changes enabled by the setlocal command.
erase = Erase files from computer.
exit = Exit from the command interpreter.
expand = Expand a Microsoft Windows file back to it’s original format.
extract = Extract files from the Microsoft Windows cabinets.
fasthelp = Displays a listing of MS-DOS commands and information about them.
fc = Compare files.
fdisk = Utility used to create partitions on the hard disk drive.
find = Search for text within a file.
findstr = Searches for a string of text within a file.
fixboot = Writes a new boot sector.
fixmbr = Writes a new boot record to a disk drive.
for = Boolean used in batch files.
format = Command to erase and prepare a disk drive.
ftp = Command to connect and operate on a FTP server.
ftype = Displays or modifies file types used in file extension associations.
goto = Moves a batch file to a specific label or location.
graftabl = Show extended characters in graphics mode.
help = Display a listing of commands and brief explanation.
if = Allows for batch files to perform conditional processing.
ifshlp.sys = 32-bit file manager.
ipconfig = Network command to view network adapter settings and assigned values.
keyb = Change layout of keyboard.
label = Change the label of a disk drive.
lh = Load a device driver in to high memory.
listsvc = Recovery console command that displays the services and drivers.
loadfix = Load a program above the first 64k.
loadhigh = Load a device driver in to high memory.
lock = Lock the hard disk drive.
logoff = Logoff the currently profile using the computer.
logon = Recovery console command to list installations and enable administrator login.
map = Displays the device name of a drive.
md = Command to create a new directory.
mem = Display memory on system.
mkdir = Command to create a new directory.
mode = Modify the port or display settings.
more = Display one page at a time.
move = Move one or more files from one directory to another directory.
msav = Early Microsoft Virus scanner.
msd = Diagnostics utility.
msdex = Utility used to load and provide access to the CD-ROM.
nbtstat = Displays protocol statistics and current TCP/IP connections using NBT
net = Update, fix, or view the network or network settings
netsh = Configure dynamic and static network information from MS-DOS.
netstat = Display the TCP/IP network protocol statistics and information.
nlsfunc = Load country specific information.
nslookup = Look up an IP address of a domain or host on a network.
path = View and modify the computers path location.
pathping = View and locate locations of network latency.
pause = Command used in batch files to stop the processing of a command.
ping = Test / send information to another network computer or network device.
popd = Changes to the directory or network path stored by the pushd command.
power = Conserve power with computer portables.
print = Prints data to a printer port.
prompt = View and change the MS-DOS prompt.
pushd = Stores a directory or network path in memory so it can be returned to at any time.
qbasic = Open the QBasic.
rd = Removes an empty directory.
ren = Renames a file or directory.
rename = Renames a file or directory.
rmdir = Removes an empty directory.
route = View and configure windows network route tables.
runas = Enables a user to execute a program on another computer.
scandisk = Run the scandisk utility.
scanreg = Scan registry and recover registry from errors.
set = Change one variable or string to another.
setlocal = Enables local environments to be changed without affecting anything else.
setver = Change MS-DOS version to trick older MS-DOS programs.
share = Installs support for file sharing and locking capabilities.
shift = Changes the position of replaceable parameters in a batch program.
shutdown = Shutdown the computer from the MS-DOS prompt.
smartdrv = Create a disk cache in conventional memory or extended memory.
sort = Sorts the input and displays the output to the screen.
start = Start a separate window in Windows from the MS-DOS prompt.
subst = Substitute a folder on your computer for another drive letter.
switches = Remove add functions from MS-DOS.
sys = Transfer system files to disk drive.
telnet = Telnet to another computer / device from the prompt.
time = View or modify the system time.
title = Change the title of their MS-DOS window.
tracert = Visually view a network packets route across a network.
tree = View a visual tree of the hard disk drive.
type = Display the contents of a file.
undelete = Undelete a file that has been deleted.
unformat = Unformat a hard disk drive.
unlock = Unlock a disk drive.
ver = Display the version information.
verify = Enables or disables the feature to determine if files have been written properly.
vol = Displays the volume information about the designated drive.
xcopy = Copy multiple files, directories, and/or drives from one location to another.

[+/-] Readmore...

Mengganti Tampilan Boot Loader

Nah, jika Anda menginstal beberapa sistem operasi dengan dual boot, triple boot, atau quad boot sekalipun, Anda akan diberi pilihan sistem operasi yang akan digunakan begitu Anda menyalakan PC. Pilihan itulah yang disebut boot loader. Boot loader yang sering dijumpai pada umumnya adalah bawaan atau standar dari Microsoft.

Pilihan standar sistem operasi yang muncul di boot loader yang muncul ialah sistem operasi yang diinstal terakhir kali dengan waktu jeda standar 30 detik.

Kalau dalam waktu 30 detik pengguna PC tidak memilih, sistem operasi standar akan dijalankan.

Sebetulnya Anda juga dapat mengganti aturan boot loader itu sesuai dengan keinginan Anda sendiri. Anda juga dapat menentukan waktu jeda dan sistem operasi standar yang terpilih ketika boot loader aktif. Caranya adalah sebagai berikut ini.

1. Klik [Start], lalu klik kanan pada menu [Computer].

2. Pilih [Properties].

3. Pada kolom Task, pilih menu [Advanced System Settings].

4. Di jendela System Properties, pilih tab [Advanced].

5. Tekan tombol [Settings] pada bagian Startup and recovery.

6. Pada Default perating System pilih sistem operasi apa yang akan dipilih secara otomatis pada saat boot loader tampil.

7. Time to display list of operating system adalah waktu untuk menampilkan boot loader. Anda dapat mengatur waktu tampil boot loader dari seting ini. Kolom ini menggunakan satuan detik.

8. Setelah pengaturan selesai, klik [OK].

sumber:Pcplus


[+/-] Readmore...

Trik Agar Dokumen Tak Hilang

Ada beberapa tips agar dokumen tidak hilang. Tidak perlu hal-hal yang kelewat teknis. Cukup ubah kebiasaan berkomputer saja.

Di Windows, ada folder bernama “My Documents”. Folder itu sudah dari sananya ada di Windows, seolah Microsoft membuatkan sebuah tempat bagi pengguna Windows untuk menyimpan dokumen-dokumen.

Standarnya, folder itu berada di dalam satu drive dengan sistem operasi—bukan sesuatu yang aman. Kenapa enggak aman? Karena ketika sistem operasi terganggu, bisa jadi dokumen-dokumen yang ada di folder itu juga turut terganggu, bahkan tidak bisa diakses sama sekali.

Kalau dokumen sudah tidak bisa diakses kembali, orang bisa panik, kemudian mengangkat telepon, menghubungi PCplus, bertanya bagaimana memperoleh dokumen itu kembali. Ya, itulah pertanyaan yang beberapa hari terakhir ini PCplus terima melalui telepon.

Makanya, kali ini PCplus berikan tutorial untuk mencegah hilangnya data. Tujuannya biar seperti kata pepatah “sedia paying sebelum hujan”. Tapi, tutorial ini tidak menjamin data seratus persen aman. Mengutip kata pelawak Asmuni (almarhum), “Tidak ada hil yang mustahal.”

Tapi, paling tidak, memperkecil risiko kehilangan data. Ayo deh, mulai dengan tips nomor satu.


Jangan Simpan Data di Drive Sistem Operasi

Masalah ini sudah disinggung sedikit di awal “cerita” tadi. Di mana posisi sistem operasi? Biasanya di C, bukan? Bisa juga di D, kalau komputer punya dua sistem operasi. Pokoknya, mau di mana pun sistem operasi, jangan simpan data di situ.

Ada saja masalah yang bisa menyerang sistem operasi, seperti virus dan file yang korup. Kadang-kadang (atau seringkali ya?) solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu adalah dengan menginstal ulang sistem operasi.

Solusinya, kalau punya dua hard disk, simpan data di hard disk yang berbeda dengan hard disk yang berisi sistem operasi. Kalau cuma punya satu hard disk, buatlah sebuah partisi khusus untuk menyimpan data.

Kalau masih merasa takut di hard disk biasa, belilah hard disk eksternal. Nah, pada beberapa hard disk eksternal, ada fitur untuk back-up data. Fitur itu berupa peranti lunak yang secara otomatis akan melakukan back-up terhadap data yang sudah ditentukan dan pada lokasi yang sudah ditentukan pula.



Jadwalkan Back-up

Penentuan lokasi penyimpanan yang berbeda dengan sistem operasi baru satu cara. Tapi ingat, hard disk pun bisa rusak. Makanya, selain disimpan di hard disk, simpan data di tempat lain, misalnya di keeping DVD. Tapi, keping DVD bisa tergores, jadi isinya tidak bisa dibaca?

Kalau satu back-up kurang, buat beberapa. Kalau keping-keping DVD dirasa tidak cukup, cari saja situs web penyimpanan online. Banyak kok situs web yang melayani penyimpanan data online, mulai dari yang gratis sampai yang mahal.

Salah satu situs web yang punya layanan penyimpanan gratis adalah IDrive (www.idrive.com). Situs web ini menyediakan ruang sebesar 2GB. IDrive juga menyediakan peranti lunak untuk mempermudah transfer file. Biar lebih jelas, kapan-kapan PCplus bahas situs web ini deh.


Hati-Hati Menyalin File Baru


Punya file yang mau disalin, misalnya dari USB flash disk (UFD) ke hard disk? Hati-hati. Bukan cuma virus yang perlu diperhatikan (kalau masalah virus sih pasti sudah jadi perhatian), tapi juga nama file.

Jangan sampai, file yang disalin dari UFD, juga media lain, “menimpa” file yang sudah ada di hard disk. Lain halnya kalau itu memang sudah disengaja. Tapi, kalau tidak disengaja, bisa menyebabkan file lain hilang.

Misalnya, ada file “rencana.doc” yang berisi rencana pembelian PC disalin dari UFD ke folder D:-Dokumen di hard disk. Padahal, di tempat itu sudah ada file bernama yang sama tapi isinya rencana pembelian sayur. Lah, kalau saja file dari UFD menimpa file di hard disk, berarti hilanglah rencana pembelian sayur.


Pindahkan “My Documents”

Folder “My Documents” semestinya dipakai untuk menyimpan dokumen. Tapi, malah ada tips agar tidak menyimpan dokumen di situ. Pasalnya, folder itu terletak pada drive yang sama dengan drive sistem operasi. Risikonya tinggi menyimpan file di drive sistem operasi. Ketika sistem operasi bermasalah dan harus diinstal ulang, file bisa hilang.

Salah satu solusi adalah dengan menyimpan file di drive lain. Mubazir dong “My Documents”nya? Yah, begitulah. Tapi, sebetulnya kita bisa merujuk folder lain sebagai folder “My Documents”. Nanti, posisi folder itu tetap sama di Windows Explorer. Tapi sebetulnya, folder itu berada di drive yang lain. Caranya begini.

1. Buka Windows Explorer.

2. Klik kanan pada [My Documents] terus klik [Properties].

3. Klik [Move…].


4. Ketika muncul jendela untuk melakukan browse, cari folder yang berisi dokumen-dokumen.

5. Klik [OK].

6. Tutup jendela Properties.

7. Selesai.

sumber:Pcplus


[+/-] Readmore...

Two Weeks With Windows 7

Much as I'd love to rave about Windows 7, it's tough to work up the enthusiasm. It's a massive improvement on Vista, no question. The beta version I've got running on my review machine is arguably more stable than the full-fat copy of Vista Ultimate - better known as Windows ME for the 21st century - on my home PC. The interface is much more to my liking. If Vista had been like this, I'd have been thrilled.

Except it wasn't. And that's the problem. Windows 7 feels more like an apology than a new operating system - an apology with a hefty price tag. For all the new technology behind the scenes, only a handful of the improvements since Vista really stand out at the moment. I can't give it much credit for stopping UAC annoying me, if only because that was new to Vista. Likewise, I don't really care about things like touchscreen support and handwriting recognition, mostly because I don't have a touchscreen system and nothing short of HAL 9000 has a chance of deciphering my impossible scrawl.



I do like some of the UI tweaks though, especially where the Dock... sorry... the Taskbar is concerned. I find it so much more convenient to have my regular programs laid out ready for me when I switch on my PC, instead of being lumbered with a tiny Quick Launch bar and endless Start menu. As well as adding convenience, it's a good mental reminder to do things like using the Windows Live Photo Gallery tool to sort through images on my machine, instead of dumping them into a random directory for later uploading to Smugmug and Flickr. In addition, the Notification Panel's long-awaited redesign is just what the doctor ordered. It always seemed ironic that while I was restricted to three immediately accessible programs, Windows would always make endless space for everything from Adobe logos to graphics cards control panels I never, ever clicked on.The ability to go in and switch them all off is nothing short of a godsend.

All that said, clarity isn't always the Taskbar's friend. This Ars Technica story goes into great detail on how things can go wrong, and I must admit, I've hit many of these problems myself. It's especially problematic when using Firefox with multiple tabs, although that's hardly Microsoft's fault. I'm also not sure how my system is playing audio if Windows thinks there isn't a device plugged in. The compromise seems to be that it won't let me alter the volume, which isn't too helpful when wearing headphones.

There are plenty of other things to say about Windows 7, and we'll be keeping a close eye on them as the release date approaches, but the Taskbar is easily the biggest improvement for me so far. I installed Vista on my home PC because I felt I more or less had to. I can see myself actually wanting to install this one. I do however reserve the right to grumble and glower at the receipt while I do so.

Sumber: PCplus

[+/-] Readmore...

Mengoptimalkan Windows Vista

Windows Vista datang dengan segudang fitur. Beberapa fitur membuat tampilan Vista sangat menarik, beberapa fitur bisa membantu orang kantoran, beberapa fitur harus berjalan agar Vista berfungsi.

Sayang, sekian dari beberapa fitur itu bisa membikin kerja komputer menurun. Fitur yang mempercantik tampilan Vista ternyata menjadi beban bagi kerja kartu grafis. Fitur buat orang kantoran yang tidak dipakai orang rumahan membebani memori. Fitur-fitur yang kurang terpakai itu baiknya dimatikan saja agar kerja komputer lebih cepat.

Tepatnya, fitur apa saja yang harus dimatikan? Apa semua fitur yang PCplus beritahu di artikel ini? Tidak ada jawaban yang pasti, tergantung pada bagaimana komputer digunakan dan selera sang empunya komputer. Pada laptop milik PCplus, hanya sebagian fitur yang dimatikan.

Sebelum mengutak-atik fitur Vista, sebaiknya bikin dulu “restore point”. Jadi, kalau ada apa-apa setelah sebuah fitur dimatikan, tinggal kembali lagi ke “restore point” itu.

Sidebar
Sidebar berisi aplikasi-aplikasi kecil, seperti jam, slide show foto, serta RSS. Pengguna PC harus membayar dengan menurunnya kerja komputer untuk hal-hal kecil itu. Kalau dimatikan, kerja PC bisa lebih cepat. Cepatnya itu terasa saat Windows dinyalakan (boot).

Cara mematikannya seperti ini.
1. Klik kanan di Sidebar (di area mana pun), lalu klik [Close Sidebar].
2. Hilangkan tanda centang pada [Uncheck Start Sidebar when Windows starts].
3. Klik [OK].

Aero
Vista punya Aero yang merupakan suatu paket yang mempercantik tampilan Vista. Kalau diaktifkan, Vista akan punya berbagai efek yang harus diakui memang cukup mengagumkan.

Salah satu efek yang dibanggakan Microsoft adalah Flip 3D. Fungsinya untuk berpindah aplikasi, tetapi dengan efek 3D. Flip 3D mempercantik fungsi pindah aplikasi yang diakses dengan tombol [Alt] + [Tab]. Flip 3D sendiri diakses dengan tombol [Windows] + [Tab].
Sayangnya, pada komputer yang spesifikasi perangkat kerasnya pas-pasan, Aero menjadi beban. Begitu juga pada komputer yang isinya sudah kelewat banyak.

Berikut cara mematikan Aero.
1. Klik kanan pada desktop, lalu klik [Personalize].
2. Klik [Windows Color and Appearance].
3. Pada kotak yang muncul, klik [Open classic appearances properties for more color options]. Enggak menemukan opsi itu? Berarti, Aero memang sudah tidak aktif. Ketika spesifikasi perangkat keras tidak memenuhi syarat, Aero memang otomatis mati.
4. Pilih [Windows Vista Basic].
5. Klik [OK].

Tidak semua efek yang cantik berasal dari Aero. Ada beberapa efek yang memang sudah ada di Windows, misalnya efek bergeser dari jendela yang di-minimize atau efek munculnya petunjuk (tooltip).

Efek-efek itu bisa juga dimatikan. Caranya begini.
1. Klik [Start], klik kanan pada [Computer] lalu klik [Properties].
2. Klik [Advanced System Properties].
3. Pada kotak yang muncul, klik tab [Advanced].
4. Klik [Settings] yang ada di kotak “Performance”.
5. Lihatlah pilihan-pilihan efek yang muncul. Gampangnya, matikan saja semua. Tapi, bisa saja sebagian yang dimatikan. Hilangkan tanda centang pada efek yang hendak dimatikan.

Internet Printing Client
Ada loh layanan cetak online. Orang bisa mengirim foto ke penyedia layanan, foto dicetak, lalu dikirim ke suatu alamat. Kalau layanan seperti ini tidak pernah digunakan, matikan saja fitur “Internet Printing Client”.

Caranya:
1. Buka Control Panel, lalu klik [Programs and Features].
2. Klik [Turn Windows features on or off] yang ada di sebelah kiri.
3. Di kotak “Windows Features”, klik [Print Services].
4. Hilangkan tanda centang pada [Internet Printing Client].
5. Klik [OK].
6. Restart komputer setelah diminta.

Windows Meeting Space
Meeting Space adalah sebuah fitur yang memungkinkan seorang pengguna komputer berbagi file dengan kawannya yang berada dalam 1 jaringan komputer. File itu bukan cuma dibagi, tapi bisa diedit berbarengan. Kalau fitur ini tidak pernah dipakai, dimatikan saja yah.

Ini caranya:
1. Buka Control Panel, lalu klik [Programs and Features].
2. Klik [Turn Windows features on or off] yang ada di sebelah kiri.
3. Hilangkan tanda centang pada “Windows Meeting Space”.
4. Klik [OK].

Fitur-Fitur Tablet PC
Vista dilengkapi dengan fitur untuk Tablet PC. Kalau saja Vista tidak di-install di Tablet PC, buat apa fiturnya diaktifkan. Toh, tidak akan digunakan.

Cara mematikannya:
1. Buka Control Panel, lalu klik [Programs and Features].
2. Klik [Turn Windows features on or off] yang ada di sebelah kiri.
3. Di kotak “Windows Features”, hilangkan tanda centang pada [Tablet PC Optional Components].
4. Klik [Start], ketikan “services” di kotak pencarian. Ketika muncul [Services] di hasil pencarian, klik di situ.
5. Cari [Tablet PC Input Services]. Kalau sudah ketemu, klik ganda di situ.
6. Pada menu drop-down “Startup type”, pilih [Disabled].
7. Klik [OK].

ReadyBoost
ReadyBoost sedianya mempercepat Vista. Tapi, apa peningkatan kecepatannya sangat terasa? Pada beberapa kasus, penggunaan ReadyBoost justru memperlambat komputer.

ReadyBoost bisa dimatikan di bagian Services dengan cara:
1. Klik [Start], ketikan “services” di kotak pencarian. Klik [Services] pada hasil pencarian.
2. Klik ganda pada [ReadyBoost].
3. Pada menu drop-down “Startup type”, pilih [Disabled].
4. Klik [OK].

Laporan Kesalahan
Kalau suatu program mendadak berhenti bekerja—entah program punya Windows, entah program lain—Vista akan menawarkan apakah pengguna ingin melaporkan kesalahan itu ke Microsoft. Idealnya, Microsoft akan mencari tahu apa yang menyebabkan kesalahan itu. Yah, kalau PCplus sih jarang mengirimkan laporan. Jadi, fitur laporan kesalahan itu PCplus matikan.

Begini cara mematikannya.
1. Klik [Start], ketikan “services” di kotak pencarian. Klik [Services] pada hasil pencarian.
2. Klik ganda pada [Windows Error Reporting Service].
3. Pada menu drop-down “Startup type”, pilih [Disabled].
4. Klik [OK].

Indeks Pencarian
PCplus perlu berpikir berulang kali untuk mematikan fitur ini. Soalnya, fitur ini sangat berguna untuk mencari file, program, atau e-mail dengan cepat. Kalau fitur ini dimatikan, pencarian file dan lain-lain yang seharusnya ketemu dalam hitungan detik, bisa baru ketemu setelah beberapa menit pencarian.

Tapi, kalau fitur ini dihidupkan, Vista akan terus menerus membuat indeks selama isi harddisk berubah. Beberapa orang yang spesifikasi komputernya pas-pasan, bolehlah mematikan fitur ini.

Cara mematikannya:
1. Klik [Start], ketikan “services” di kotak pencarian. Klik [Services] pada hasil pencarian.
2. Klik ganda pada [Windows Search].
3. Pilih [Disabled] pada menu drop-down [Startup type].
4. Klik [OK].

Sumber: PCplus

[+/-] Readmore...

CooperativeMail.com FellowEquality.com no-minimum.com DonkeyMails.com: No Minimum Payout Leads, Leads, Leads! Leads, Leads, Leads!